Artikel

Common Cold Pada Anak

30 April 2018

Common Cold Pada AnakCommon Cold Pada Anak

Common cold adalah infeksi pada saluran pernapasan bagian atas (hidung dan tenggorokan) yang disebabkan oleh infeksi virus. Gejala utama common cold biasanya terfokus di area kepala seperti hidung meler, batuk, mata berair, nyeri tenggorokan, dan bersin-bersin.

Sebagian besar orang tua belum familiar dengan istilah common cold. Orang tua lebih terbiasa dengan istilah pilek, flu dan ISPA (infeksi saluran pernapasan akut). Padahal common cold tidak sama dengan flu atau ISPA. Namun kadang tidak mudah membedakan common cold dengan flu atau ISPA.

Common cold disebabkan oleh infeksi virus sehingga tidak memerlukan pengobatan antibiotik. Common cold dapat sembuh dengan sendirinya (self limiting disease).

Bagaimana Gejalanya?

Gejala utama common cold adalah pilek. Pilek bisa berupa hidung tersumbat, bisa juga hidung meler (keluar cairan/ingus encer). Awalnya ingus encer dan jernih, lalu menjadi lebih kental, dan berwarna kuning kehijauan. Ingus hijau bukan tanda infeksi bakteri.

Selain pilek, common cold dapat disertai gejala lain :
* Demam rendah, suhu badan berkisar 38 C
* Bersin-bersin
* Batuk
* Nafsu makan berkurang
* Anak rewel
* Tidur terganggu



Apa Penyebabnya?

Common cold disebabkan oleh infeksi virus. Banyak virus yang dapat menyebabkan common cold. Penyebab paling sering adalah rhinovirus dan coronavirus. Ketika anak terinfeksi virus lalu sembuh, anak umumnya mempunyai daya tahan terhadap virus tersebut. Namun karena banyak sekali virus yang dapat menyebabkan common cold, wajar bila anak mengalami common cold lebih dari sekali dalam setahun, disebabkan terinfeksi virus yang berbeda.

Bayi dan anak dapat tertular virus penyebab common cold melalui :
1. Penularan melalui udara. Bila seseorang sakit batuk-pilek, saat dia batuk, bersin atau berbicara bisa menularkan virus pada bayi dan anak.
2. Kontak langsung. Virus dapat menular ketika orang yang sedang sakit menyentuh hidung/mulutnya, lalu menyentuh tangan bayi/anak, selanjutnya bayi/anak menyentuh hidung/mulutnya dengan tangannya yang sudah terkontaminasi virus.
3. Menyentuh benda yang terkontaminasi virus. Virus dari orang yang sedang sakit dapat melekat di permukaan benda dalam waktu 2 jam atau lebih. Anak/bayi bisa tertular bila menyentuh benda yang terkontaminasi virus lalu menyentuh mulut/hidungnya.

Penanganan Common Cold

Common cold disebabkan infeksi virus. Antibiotik tidak bermanfaat dalam pengobatan common cold. Antibiotik hanya bermanfaat pada infeksi bakteri.
Yang lebih diperlukan anak/bayi adalah :

Berikan cairan lebih banyak. Cairan dapat berupa asi, susu, air putih, teh, jus, dan sup. Cairan sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Apabila anak susah minum, berikan cairan sedikit-sedikit tapi sering, sehingga jumlah total cairan bisa banyak.
2. Pastikan anak/bayi mendapatkan makanan yang cukup. Makanan diperlukan untuk proses penyembuhan.
3. Segera ke dokter apabila ada tanda kegawatdaruratan berikut ini :
* Sesak napas atau frekuensi napas menjadi lebih cepat
* Napas berbunyi mengi (wheezing) atau seperti merintih (grunting)
* Anak tampak sangat lemah
* Anak tidak mau minum sama sekali
* Ada tanda-tanda dehidrasi (lihat artikel dehidrasi)



Pencegahan

Apabila ada orang dewasa yang sakit, cegah penularan kepada bayi dan anak dengan cara :
1. Gunakan masker selama anda masih batuk/pilek
2. Rajin cuci tangan terutama setelah menutup mulut atau hidung ketika batuk/bersin dan sebelum menyentuh anak/bayi
3. Buka jendela kamar atau ruangan untuk ventilasi

 

Sumber :

http://sauyunankomunika.blogspot.co.id/2011/05/pilek-penanganan-common-cold-pada-anak.html

https://health.detik.com/ibu-dan-anak/3334142/catat-ini-bedanya-flu-pilek-dan-common-cold-pada-anak

 

Lihat artikel lainnya...»