Artikel

Mengenal Apa itu Dandy Walker Syndrome?

27 November 2017

Mengenal Apa itu Dandy Walker Syndrome?Mengenal Apa itu Dandy Walker Syndrome?

Seorang bayi bernama Adam Fabumi tengah menjadi perbincangan hangat di Instagram. Bukan karena polah tingkahnya yang menggemaskan, tetapi karena sindrom Dandy Walker yang dideritanya sejak berusia 5 bulan dalam kandungan.

Dandy walker syndrome adalah kelainan otak bawaan yang jarang terjadi. Kelainan otak ini melibatkan ventrikel ke-empat dan otak kecil. Kelainan dandy walker ini akan menyebabkan sekitar 70-90 persen penderitanya mengalami hidrosefalus, namun terkadang hal ini akan berkembang usai lahir. Dandy walker syndrome ini disebabkan karena adanya anomali kromosom yaitu trisomi. Trisomi sendiri adalah adanya penambahan satu kromosom di kromosom 13. Penambahan satu kromosom ini termasuk tak normal karena manusia hanya memiliki dua kromosom. Kondisi ini terjadi pada satu dari setiap 10.000-30.000 kelahiran.

Gejala seringkali muncul pada saat lahir atau bayi. Gejalanya meliputi perkembangan motorik yang lebih lambat dan juga pembesaran progresif tengorak.  Pada anak yang lebih tua, gejala akan meningkat seperti iritabilitas, muntah, dan kejang.  Gejala lainnya meliputi lingkar kepala yang membesar, bagian tengkorak belakang yang menonjol, masalah dengan saraf yang mengendalikan mata, wajah, dan leher serta pola pernapasan abnormal. 

 

Dampak Dandy Walker Syndrome yang diderita Adam membuatnya mengalami cacat fisik, keterbelakangan mental berat,  bibir sumbing di bagian dalam, ekstra jari tangan atau kaki, hingga masalah di bagian kepala karena tidak adanya pembuangan cair otak ke seluruh tubuh. Hal itu semua mempengaruhi motorik Adam yang membuatnya besar kemungkinan terkena hidrocefallus. Selain itu juga Adam mengalami kebocoran jantung sebesar 3,5 mm. Darah di dalam jantungnya juga bercampur akibat kerusakan ruas jantung dan ia juga mengalami kelainan dinding jantung karena terdapat lubang pada area pemisah jantung.

 

Untuk mengetahui apakah janin terjangkit kelainan Trisomy 13 atau tidak, dokter akan menyarankan para ibu untuk melakukan screening pada minggu ke-10 dan 14 masa kehamilan. Tes darah atau scan ultrasound adalah cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kelainan ini.

 

Untuk para Ibu dan Calon ibu ada baiknya agar selalu rajin untuk berkonsultasi ke dokter untuk sekadar mengecek kondisi kandungan demi mencegah/mendeteksi dini hal-hal yang tak diinginkan.

 

Lihat artikel lainnya...»